Sabtu, 28 Juli 2012

REKAPAN ABSENT KELAS XB SEMESTER 2


NO NAMA S(Sakit) I(Isin) A(Alpa)
1 ABDUL KHAIR 4 1 -
2 ABDUL HARIS 3 4 11
3 AGUS 1 2 8
4 ARJEN MALIADA 1 2 9
5 BELLA BELIANA 6 4 -
6 FARADILA A. BOHAM 1 2 1
7 FEINCE LAMANASA 2 3 7
8 HASRUN 3 4 4
9 HERLINA 1 2 1
10 DOLFI  2 3 6
11 INTAN SARI 4 - 1
12 IKA SUTRIANTI 3 4 2
13 JAMIL MONDIKA 16 14 14
14 LISKA SAPUTRI 3 1 -
15 MUH.KHATODIK 1 7 -
16 MUH. FAISAL 2 2 4
17 MUH. AMDUN 1 5 -
18 MASRIN 2 4 2
19 MIRDA BELLA 2 1 -
20 NURWAHID 3 4 7
21 NIRWANTO 7 1 1
22 NANDA OVIARY 6 4 -
23 NURLIA YAMAA 2 1 1
24 NELSI MOKOLOKOT 3 1 -
25 RIHDAYANTI 1 1 -
26 RAHMINATI 2 4 1
27 RIVALDI 6 2 6
28 SUHINDRA CAHYO 2 5 11
29 SIMRAN DALAMAN 2 4 7
30 SULTIANTI 2 7 1
31 SITI RAHMA 7 1 -
32 IRAWATI 7 2 -
33 SUKMAWATI 6 7 -
34 SISI Dg. AMIR 8 4 9
35 SRIKANDI PUTRI 1 2 -
36 TRISANDI 1 1 -
37 VARADILA 2 1 -
38 YULIANA 6 1 -
39 ZUMRATUL INAYAH 10 15 -
40 ALAMSYAH 8 2 10
41 YOGI 6 3 9
42 AFRIANI 3 5 -

Contoh Karya ilmiah (cara laba-laba menghindar diri dari predator)


LEMBAR PENGESAHAN Judul          :       Cara laba-laba menghindari diri dari predator Penyusun     :     
1.     Devita Saraswati
2.     Nanda oviary
3.     Putri Rizkia
4.     Rofilah Disyah
5.     Wulandari N.
6.     Zumratul Inayah
 Penelitian ini telah disetujui untuk diikut sertakan dalam lomba penelitian Ilmiah Remaja tingkat SMA Negeri 1 Banggai tahun 2012                                                                  Banggai, 29 April 2012  Pembimbing    I                                              Pembimbing   II   ASGAR  LAWESONGO S.Pd                                        MURNI S.Pd
NIP :                                                          NIP :
NIP :              
                                            NIP :

                                                                                                                                                1





KATA PENGANTAR
Pertama-tama kami ingin mengucapkan puji dan sykur kepada Tuhan yang Maha Esa yang telah mengizinkan kami sehingga karya tulis ini dapat diselesaikan. Kami juga ingin mengucapkan terima kasih bagi seluruh pihak yang telah membantu kami dalam pembuatan karya tulis ini dan berbagai sumber yang telah kami pakai sebagai data dan fakta pada karya tulis ini. Kami mengakui bahwa kami adalah manusia yang mempunyai keterbatasan dalam berbagai hal. Oleh karena itu tidak ada hal yang dapat diselesaikan dengan sangat sempurna. Begitu pula dengan karya tulis ini yang telah kami selesaikan. Tidak semua hal dapat kami deskripsikan dengan sempurna dalam karya tulis ini. Kami melakukannya semaksimal mungkin dengan kemampuan yang kami miliki. Di mana kami juga memiliki keterbatasan kemampuan. Maka dari itu seperti yang telah dijelaskan bahwa kami memiliki keterbatasan dan juga kekurangan, kami bersedia menerima kritik dan saran dari pembaca yang budiman. Kami akan menerima semua kritik dan saran tersebut sebagai batu loncatan yang dapat memperbaiki karya tulis kami di masa datang. Sehingga semoga karya tulis berikutnya dan karya tulis lain dapat diselesaikan dengan hasil yang lebih baik.
     









DAFTAR ISILembar Pengesahan………………………………………………………… 1 Kata Pengantar………………………………………………………………… 2 Daftar Isi………………………………………………………………...………… 3 Abstraksi……………………………………...………………………………….. 4BAB I PENDAHULUAN1.1 Latar Belakang Masalah………………………………………………….. 5
1.2 Perumusan Masalah………………………………………………….…… 6
1.3 Tujuan Penulisan……………………………………………..……………. 6
1.4 Hipotesa…………………....…………………………………………………. 6
1.5 Manfaat…………....………………………………………………………….. 6
BAB II LANDASAN TEORI………………………………………………… 7-8 BAB III METODE PENELITIAN...............................................9
3.1 Jenis Penelitian…………….……………………………………………… 9
3.2 Sumber Data…………………………………………………………… …. 9
3.3 Teknik Pengumpulan Data…………………………………………… 9
3.4 Teknik Analisis Data…………………………………………………… . 9
3.1 Jenis Penelitian…………….……………………………………………… 9
3.2 Sumber Data…………………………………………………………… …. 9
3.3 Teknik Pengumpulan Data…………………………………………… 9
3.4 Teknik Analisis Data…………………………………………………… . 9
BAB IV PEMBAHASAN4.1 pembahasan…...............................………………………… . 10
4.2 Laba-laba menggunakan umpan untuk menhindari mangsa/predator…........................................................... 10
4.3 mamfaat jaring laba-laba ..........................................11
BAB V PENUTUP……………………………………………..…………………. 12 BAB VI DAFTAR PUSTAKA……………………… ………………………… 13 

























                                                                                                                                                3
ABSTRAKSI
karya tulis ini menjelaskan tentang bagaimana seekor laba-laba menghindari diri dari predator.  Kami mengangkat topik ini, karena topik ini belum banyak diketahui oleh orang lain. Oleh karena itu kami berusaha untuk mengungkap masalah ini.













4
BAB I
PENDAHULUAN1.1 Latar Belakang Masalah
Laba-laba, atau disebut juga labah-labah, adalah sejenis hewan berbuku-buku dengan dua segmen tubuh, empat pasang kaki, tak bersayap dan tak memiliki mulut pengunyah. Semua jenis laba-laba digolongkan ke dalam ordo Araneae; dan bersama dengan kalajengking, ketonggeng, tungau —semuanya berkaki delapan— dimasukkan ke dalam kelas Arachnida. Bidang studi mengenai laba-laba disebut arachnologi.
Laba-laba merupakan hewan pemangsa (karnivora), bahkan kadang-kadang kanibal. Mangsa utamanya adalah serangga. Hampir semua jenis laba-laba, dengan perkecualian sekitar 150 spesies dari suku Uloboridae dan Holarchaeidae, dan subordo Mesothelae, mampu menginjeksikan bisa melalui sepasang taringnya kepada musuh atau mangsanya. Meski demikian, dari puluhan ribu spesies yang ada, hanya sekitar 200 spesies yang gigitannya dapat membahayakan manusia.
Tidak semua laba-laba membuat jaring untuk menangkap mangsa, akan tetapi semuanya mampu menghasilkan benang sutera --yakni helaian serat protein yang tipis namun kuat-- dari kelenjar (disebut spinneret) yang terletak di bagian belakang tubuhnya. Serat sutera ini amat berguna untuk membantu pergerakan laba-laba, berayun dari satu tempat ke tempat lain, menjerat mangsa, membuat kantung telur, melindungi lubang sarang, dan lain-lain.






















5
1.2 Perumusan Masalah
1. Bagimana cara seekor laba-laba menghindari diri dari predator ?
2. apa mamfaat dari jaring laba-laba?

1.3 Tujuan Penulisan
tujuan penulisan karya ilmiah ini , agar dapat mengetahui bagaimana cara laba-laba menghindari diri dari predator , apa mamfaat dari jaring laba-laba, dan bagaimana laba-laba membuat jaringnya.

1.4 Hipotesa
1. laba-laba menghindari diri dari predator salah satu dengan cara, mnegeluarka jaring-   jaringnya
2. melindungi dirinya dari serangan predator & membuat sarang untuk tempat tinggalnya .

1.5 Manfaat
Agar banyak orang yang belum megetahui teori tersebut , dapat mengetahuinya





























6
BAB II
2.1 LANDASAN TEORI
Laba-laba, atau disebut juga labah-labah, adalah sejenis hewan berbuku-buku (arthropoda) dengan dua segmen tubuh, empat pasang kaki, tak bersayap dan tak memiliki mulut pengunyah. Semua jenis laba-laba digolongkan ke dalam ordo Araneae; dan bersama dengan kalajengking, ketonggeng, tungau —semuanya berkaki delapan— dimasukkan ke dalam kelas Arachnida. Bidang studi mengenai laba-laba disebut arachnologi.
Laba-laba merupakan hewan pemangsa (karnivora), bahkan kadang-kadang kanibal. Mangsa utamanya adalah serangga. Hampir semua jenis laba-laba, dengan perkecualian sekitar 150 spesies dari suku Uloboridae dan Holarchaeidae, dan subordo Mesothelae, mampu menginjeksikan bisa melalui sepasang taringnya kepada musuh atau mangsanya. Meski demikian, dari puluhan ribu spesies yang ada, hanya sekitar 200 spesies yang gigitannya dapat membahayakan manusia.
Tidak semua laba-laba membuat jaring untuk menangkap mangsa, akan tetapi semuanya mampu menghasilkan benang sutera --yakni helaian serat protein yang tipis namun kuat-- dari kelenjar (disebut spinneret) yang terletak di bagian belakang tubuhnya. Serat sutera ini amat berguna untuk membantu pergerakan laba-laba, berayun dari satu tempat ke tempat lain, menjerat mangsa, membuat kantung telur, melindungi lubang sarang, dan lain-lain.
Bagi banyak spesies hewan, termasuk laba-laba, kawin merupakan tanda-tanda bahwa hidup mereka akan segera berakhir. Khusus untuk laba-laba spesies Stegodyphus, menjadi seorang ibu merupakan tindakan yang jauh lebih dari sekadar menjaga sarang dan memberi makan anak-anaknya.
Dikutip dari Life Little Mysteries, laba-laba Stegodyphus betina menempatkan kepompong telur di jaring laba-laba. Ia kemudian menjaga telur-telur itu sampai bayinya menetas.
Setelah menetas, sang induk laba-laba terus mencari makan. Namun sebagian besar makanan yang ia santap dimutnahkan kembali untuk menjadi santapan penuh nutrisi bagi anak-anaknya saat mereka masih kecil dan tinggal di jaring laba-laba induknya.
Hal ini dilakukan oleh induk laba-laba hingga anaknya berusia sekitar satu bulan.
Setelah sebulan berlalu, induk laba-laba kemudian akan berbaring terlentang. Tujuannya agar anak-anak laba-laba bisa memanjat tubuhnya lalu membunuhnya.
Anak-anak laba-laba itu kemudian memanjat tubuh lalu membunuh induknya. Caranya, mereka menyuntikkan racun dan enzim pencernaan ke tubuh sang ibu lalu memakannya.
7

Setelah mereka menyantap induknya, para anak-anak ini lalu berpaling ke sesamanya untuk saling memakan. Mereka memakan sebanyak mungkin saudara mereka sebelum meninggalkan jaring laba-laba milik almarhum ibunya itu.
Jaring laba-laba terbuat dari benang-benang kerangka penahan-beban dan benang-benang spiral penangkap berlapiskan zat perekat yang diletakkan di atasnya, serta benang-benang pengikat yang menyatukan kesemuanya. Benang-benang spiral penangkap tidak sepenuhnya terikat pada benang-benang perancah. Dengan ikatan seperti ini, makin banyak korban bergerak makin terjerat ia pada jaring. Saat melekat ke seluruh tubuh serangga korban, benang-benang penangkap secara berangsur-angsur kehilangan elastisitasnya, dan semakin kuat serta semakin kaku. Karenanya, korban terperangkap dan tak dapat bergerak. Setelah itu, bagai paket makanan hidup, mangsa yang terbungkus benang-benang perancah alot ini tak memiliki pilihan lain kecuali menanti kedatangan laba-laba untuk melakukan serangan terakhir.
Untuk menjadi perangkap yang efektif, jaring laba-laba tidak cukup hanya bersifat lengket atau terbuat dari benang-benang dengan karakteristik yang berbeda-beda. Misalnya, jaring tersebut harus dirancang sedemikian rupa sehingga dapat menangkap serangga yang sedang terbang. Jika kita andaikan serangga yang tertangkap jaring sebagai peluru kendali, maka menghentikan serangganya saja tidak lah cukup. Mangsa yang tertangkap jaring harus dibuat tidak bergerak sehingga laba-laba dapat mendekatinya dan menggigitnya. Menangkap peluru kendali dan menghentikannya bukan lah pekerjaan yang mudah.











8


BAB III
3.1 METODE PENELITIAN
Pada bab 3 ini akan dijelaskan mengenai jenis penelitian, sumber data, teknik pengumpulan data dan teknik analisa data.
3.2 Jenis Penelitian
Jenis penelitian yang kami gunakan adalah penelitian korelatif. Yang di maksud dengan penelitian korelatif adalah penelitian yang menghubungkan data-data yang ada. Sesuai dengan pengertian tersebut kami menghubungkan data-data yang kami dapat antara yang satu dengan yang lain. Selain itu kami juga menghubungkan data-data yang ada dengan landasan teori yang kami gunakan. Sehingga diharapkan penelitian kami bisa menjadi penelitian yang benar dan tepat.
3.3 Sumber data
Sumber data kami adalah dari internet
3.4 Teknik Pengumpulan Data
adapun teknik pengumpulan data kami ambil dari internet
3.5 Teknik Analisis Data
Cara kami dalam menganalisis data yang kami dapat yaitu dengan pertama-tama memastikan bahwa semua data dan landasan teori yang diperlukan telah diperoleh dengan baik. Lalu kami mulai menghitung jumlah data, setelah itu kami mengklasifikasikan jawaban-jawaban dari tiap pertanyaan pada angket berdasarkan jumlah responden yang memilih. . Langkah berikutnya, sesuai dengan jenis penelitian kami, kami menghubungkan data-data yang satu dengan yang lain dan juga dengan landasan teori yang ada. Langkah terakhir, kami menuangkannya dalam karya tulis ini.













9



BAB IV
4.1 PEMBAHASAN
Pada bab ini akan dijelaskan mengenai bagaimana seekor laba-laba menghindari diri dari predator..
4.2 Spider Menggunakan Umpan untuk Hindari pemangsaanBerikut ini adalah menarik artikel BBC tentang penelitian pada strategi kelangsungan hidup laba-laba.
Peneliti menghipotesiskan bahwa sebuah spesies laba-laba yang menghiasi web itu dengan bangkai mangsanya akan mendapat manfaat dari efek kamuflase, tapi ternyata bahwa laba-laba benar-benar menerima banyak serangan dari predator lebih dibandingkan dengan jaring undecorated. Untuk arakhnida, kecuali dekorasi web memiliki tujuan lain saya membayangkan trik bekerja cukup lama sebelum predator-mangsa perlombaan senjata meningkat ke tingkat berikutnya. Sekarang sisi lain tampaknya memiliki tangan atas, saya ingin tahu untuk berapa lama laba-laba akan terus mengarahkan energi mereka melakukan strategi sia-sia. Laba-laba lain sedang meningkatkan permainan mereka, karena ketika para peneliti menguji ide yang lain spesies laba-laba yang menghiasi web itu dengan replika ukuran sebenarnya dari dirinya sendiri, mereka menemukan bahwa bahwa efek umpan melebihi peningkatan risiko deteksi.
4.3 MAMFAAT JARING LABA-LABA
 tiga fungsi: mencegat mangsa (persimpangan); menyerap nya momentum tanpa melanggar (berhenti), dan menjebak mangsa dengan melibatkan atau berpegang teguh pada itu (retensi). Tidak ada desain tunggal yang terbaik untuk semua mangsa. Sebagai contoh: jarak yang lebih lebar dari garis akan meningkatkan luas Web dan karenanya kemampuannya untuk mencegat mangsa, tapi mengurangi daya berhenti dan retensi; jarak dekat, tetesan lengket yang lebih besar dan garis tebal akan meningkatkan retensi, tapi akan membuat lebih mudah untuk mangsa potensial untuk melihat dan menghindari web, setidaknya di siang hari. Namun tidak ada perbedaan yang konsisten antara jaring bola dibangun untuk digunakan di siang hari dan yang dibangun untuk digunakan pada malam hari. Bahkan tidak ada hubungan sederhana antara desain bola fitur web dan mangsa mereka menangkap, karena setiap bola-tenun spesies mengambil berbagai mangsa.
 10
Hub dari bola jaring, di mana laba-laba mengintai, biasanya di atas pusat sebagai laba-laba dapat bergerak ke bawah lebih cepat daripada ke atas. Jika ada arah yang jelas di mana laba-laba dapat mundur untuk menghindari predator sendiri, hub biasanya diimbangi menuju arah itu.
Horizontal bola jaring cukup umum, meskipun kurang efektif mencegat dan mempertahankan mangsa dan lebih rentan terhadap kerusakan akibat hujan dan puing jatuh. Berbagai peneliti telah menyarankan bahwa jaring horisontal menawarkan keuntungan kompensasi, seperti: mengurangi kerentanan untuk angin kerusakan; visibilitas berkurang ke atas mangsa terbang, karena pencahayaan belakang dari langit; memungkinkan osilasi untuk menangkap serangga yang sedang terbang horisontal lambat. Namun tidak ada penjelasan tunggal untuk penggunaan umum jaring bola horisontal.
Laba-laba sering melampirkan band sutra sangat terlihat disebut dekorasi atau stabilimenta untuk jaringnya. Penelitian lapangan menunjukkan bahwa jaring dengan band-band lebih dekoratif menangkap mangsa lebih per jam. Namun sebuah penelitian laboratorium menunjukkan bahwa laba-laba mengurangi pembangunan ini dekorasi jika mereka merasakan kehadiran predator.
Ada varian yang tidak biasa beberapa bola web, banyak dari mereka convergently berkembang, termasuk: lampiran baris ke permukaan air, mungkin untuk menjebak serangga di dalam atau di permukaan; jaring dengan ranting melalui pusat-pusat mereka, mungkin untuk menyembunyikan laba-laba dari predator ; "tangga-seperti" jaring yang muncul paling efektif dalam menangkap ngengat . Namun pentingnya banyak variasi tidak jelas.
Pada tahun 1973, Skylab 3 mengambil dua bola-web spider ke ruang untuk menguji web berputar kemampuan mereka dalam gravitasi nol. Pada awalnya baik yang dihasilkan jaring agak ceroboh, tetapi mereka beradaptasi dengan cepat.
          11
BAB V
PENUTUP
Dalam bab ini akan dijelaskan mengenai kesimpulan dan saran.
5.1 Kesimpulan
Berdasarkan uraian pada bab IV dapat disimpulkan bahwa:
Dimasak tarantula laba-laba yang dianggap lezat di Kamboja . Dimasak tarantula laba-laba yang dianggap lezat di Kamboja ,dan oleh Piaroa India selatan Venezuela - memberikan rambut yang sangat iritan, sistem pertahanan utama laba-laba, dikeluarkan pertama. Spider venoms mungkin menjadi alternatif yang kurang polusi dengan konvensional pestisida karena mereka mematikan untuk serangga namun sebagian besar tidak berbahaya bagi vertebrata . Australia spider corong web merupakan sumber yang menjanjikan karena sebagian besar hama serangga di dunia tidak memiliki kesempatan untuk mengembangkan setiap kekebalan terhadap racun mereka, dan saluran spider web berkembang dengan baik di penangkaran dan mudah untuk "susu". Dimungkinkan untuk menargetkan hama tertentu dengan rekayasa gen untuk produksi laba-laba racun ke dalam virus yang menginfeksi spesies seperti bollworms kapas . Keperluan medis mungkin bagi venoms laba-laba sedang diselidiki, untuk pengobatan aritmia jantung , penyakit Alzheimer , stroke ,  dan disfungsi ereksi . Karena sutra laba-laba adalah baik ringan dan sangat kuat, upaya yang dilakukan untuk memproduksinya dalam kambing susu 'dan dalam daun tanaman, dengan cara rekayasa genetika . [93] [94] serat laba-laba halus transparan sutra yang digunakan oleh ahli fisika, bekerja pada komunikasi optik, untuk memperkenalkan pola difraksi menit lebih menyebarkan N-celah sinyal interferometric .
 
 
 
12
 
BAB VI
DAFTAR PUSTAKA

http//wikipediaindonesia//laba-laba.com
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
13

Manfaat bagi manusia

Kamis, 31 Mei 2012


PARU-PARU KIRI

Kamu pernah ngerasain nggak ? di saat kamu kehilangan senyuman seseorang yang paling kamu sayang ? saat kamu merasa kehilangan seorang yang sangat berarti buat hidup kamu ? saat kamu merasa bahwa tanpa dia hidup kau nggak ada apa-apanya ? padahal orang itu ada di dekat kamu . Tapi kamu nggak pernah merasa hangat pelukannya , senyumannya , atau sifat bijaknya lagi. Itu yang kurasakan sekarang , KEHILANGAN .
“Kirana . . . Banguun “ suara mama seakan terompet toa yang ada di mesjid-mesjid itu. “iya nih ma , udah bangun.” Kataku tapi masih dengan mata yang tertutup. Ku lihat jam weker ku yang sudah menunjukan jam 07.30 wita . “ya ampun mampus gue.” Kataku bangun dan langsung mengambil handuk dan bergegas ke kamar mandiku .
Aku kirana , aku sekolah di sekolah di salah satu sekolah terfaforit di daerahku. Kata teman-temanku sih , aku orangnya cantik, baik dan agak sdkit cerewet. Tapi emang bener juga. Aku punya seorang sahabat , namanya Cinta. Cinta tuh orangnya cantik , baik dan agak sedkit pendiam. Makannya sampai sekarang tuh aku heran sama dia. Kok masih mau berteman sama cewek cerewet kayak aku .
Yah kebiasaan siswa SMA kalau nggak ada guru . 1. Gosip ria , 2. Pacaran , 3. Tidur sampai ngiler . Itu semua yang sering kulakukan saat jam pelajaran kelasku kosong , eitts tapi yang nomor 2 tuh nggak pernah yah . “Ran loh tau nggak cowo yang sering bawa motor matic itu ?” tanya Cinta padaku . “Yang mana ?” tanyaku lagi padanya . “ada tuuh yang sering lewat di depan sekolah kita kalau udah mau menjelang bel apel .” jawab cinta “cinta ... orang yang bawaaaa (kring .... kring ... kring) ... ! “belum ku meneruskan percakapanku dengan cinta , Hpku berdering . “mama ?” tanya dalam hatiku heran . “hallo , iyya mah kenapa ? “ tanyaku pada mama . “Ran jangan kaget yah . “ jawab mama . “iyah mah , ah mama penasarin kiran aja .” kataku .”papa masuk rumah sakit Ran .” kata mama dengan sedikit terdengar menangis . “haa ? papa sakit apa mah ?” jawabku kaget . “ntar aja mama cerita , kamu ke rumah sakit aja skrang , nanti pamit izin aja sama ketua kelas kamu .” jawab mama. “oh iya udah,  “kiran kesana skrang .” kataku .
Sesudah pamit izin ke ketua kelasku , langsung saja aku ngebut motorku ke rumah sakit yang papa masuki. Di perjalanan , aku udah nggak konsen lagi bawa motornya karena air mataku yang nggak berhenti-berhenti menetes . setiba disana aku langsung pergi ke UGD . terlihat mama , dan papa yang terbaring pucat di kasur.  Yang bikin aku langsung nangis , saat aku lihat papa udah gunaiin oksigen . “papa , papa sakit apa? Papa nggak apa-apa kan ? “ tanyaku pada papa dengan air mata yang semakin deras . “nggak sayang , papa ngaak kenapa-kenpa , hanya kecapean aja . “ jawab papaku masih dengan kata halus lembut ,tapi disitu terdengar kalu papa menyembunyikan perasaan sakitnya . padahal aku tahu kalau papa di diagnosa terkena TBC , dan paru-paru kira papa udah mati , atau nggak berfungsi lagi .

Sudah dua hari papa dirawat di rumah sakit itu ,banyak yang menjenguk papa . aku pun sering menginap di situ . “pah , besok aku nggak usah sekolah yah !! aku mau jagaiin papa .” kataku manja pada papa . “iyah sayank , nggak usah pergi-kemana-man, kamu disini aja jagain papa  dan temenin mama . “ jawab papaku .” OKE pah.” Kataku .
Pagi harinya matahari di rumah sakit itu sangat cerah , secerah senyuman papa pada saat itu. “kiran anak papa , bangun sayang udah pagi. Papa yang sakit aja udah bangun. “ kata papa yang masih samar-samar di telingaku . “mmmm .... iyah pah , udah bangun nih.” Kataku manja . pagi itu , aku, mama dan papa bercanda, tertawa dan menceritakan hal-hal yang menarik. “ran kalau kamu nikah , papa yang harus milih calon suami kamu .” kata papa membuka topik baru .” ih papa , apaan sih ? skrang tuh bukan zamannya siti nurbaya yang jodohin-jodohin gitu . hahahah.” Kataku . “nggak pokonya papa yang milih, papa yang nikahin. Papa nggak mau yah ngebiarin anak semata wayang papa di ambil orang yang nggak bener .” kata papa lagi . “iyah papa , J” kataku dengan senyum-senyum marah. Semua perbincangan itu terasa cepat hingga ahkirnya waktu menunjukan pukul 10.15 . “maah , papa udah nggak tahan . “ kata papa yang nafasnya naik turun nggak menentu . “kiran panggil suster .” kata mamaku dengan panik . “iyah ma.” Kataku sambil lari beregas memanggil suster. “sus suster , tolongin papa. “ kataku dengan panik . “iyah dek .” kata suster sambil mengambil tabung oksigen. Setiba di ruangan papa , semua udah terlambat . papa udah nggak ada , papa udah meninggal . “papaaaaaaa ... “ kataku sambil berlari memeluk papa . “pah , papa bangun , papaaaaa , papa nggak mungkinkan ninggalin kiran ? papa pasti bercanda ! papaaaaa ...
“aaaahhh ...” terbangun dari mimpiku . “aah ternyata cuman mimpi aja . (kring... kring.. kring..) . “hah mama ? “ aku berfikir dengan mimpiku barusan . “hmm mudah-mudahan nggak ada kabar buruk . halo mah , kenapa ?” tanya kuh. “halo sayank udah bangun yah ? iyah nih mama cuman ngasih tau , kalo besok mama, papa sama tante-tante kamu , udah mau pulang ke banggai .” kata mamaku . “ah yang bener mah ? trus papa gimana ? udah baikan kan ?” tanyaku gembira . “iyah sayank papa udah agak baikan.”jawab mamaku. “yees , ya udah ma , kiran mau mandi dulu yah , telat nie.” Kataku .” iyah sayang.”kata mamaku .
Hari-hari berlalu , ada perasaan sedih menghantuiku . papa sekrang beda dengan yang dulu , papa sering banyak diam , papa sering banyak di kamar .  papa udah nggak pernah manjaiin aku lagi .serta body papa yang semakin kurus , hanya tulang yang terbungkus kulit .
Malam itu aku shalat tahajud di kamar dan dalam doaku aku menangis . “  kiran sayang sama papa , kiran pengen papa cepat sembuh , kiran pengen papa seperti dulu , yang sering marahin kiran saat kiran pulang malem, sering manjain kiran , saat kiran nggak tahu diri pakai motor , saat kiran nggak sholat , kiran rindu papa yang dulu , kiran pengen seperti yang dulu . kiran udah nggak pernah liat senyum papa lagi , papa lebih banyak diam  kiran pengen donorin paru-paru kiri kiran buat papa .” tanpa kusadari papa yang sedari tadi dibelakangku ikut menangis mendengar doaku . “hmm papa belum tidur ? tanyaku sambil mengusap air mataku . tanpa menjawab pertanyanku , papa langsung pergi memeluk diriku . terasa sekali kurusnya papa , pernafasannya yang sudah sangat pelan . dengan suara menangis dan pelan papa berkata “ papa masih seperti yang dulu sayang , papa hanya butuh waktu untuk sembuh , papa cuman mau kamu sekolah baik-baik , kejar cita-cita kamu , jangan lupa sholat .  mungkin papa udah nggak bisa sekolahin kamu dengan sekolah yang tinggi . papa udah nggak bisa apa-apa lagi . tapi asal kamu tau , kasih sayang papa nggak pernah bekurang sama kamu . kamu masih menjadi paru-paru kiri bagi kehidupan papa . papa sayang sama kamu .
















Senin, 26 Maret 2012

27.03.2012 #Sakit


Hmm.. sakiit lagii :D
sakiit??
nggak juga tuuh, perasaan tadi aku bangun kesiangan, jadwal piket kelas (XB), tugas-tugas semua beluum di prin, jadi deh (PURA-PURA) sakit. ahahahaha.
tapi. . .
setelah gue bangun jam 09.00 wita, kepala gue udah puyeng, badan menggigil.
ahahaha,. kutukan kalee yech,. karena gue pure-pure sakit.
yah jadi sekrang gue sakit beneran deh :'(
hmm,,.

Aku

hai..
kenalkan nama saya Zumratul Inyah.

biasa di panggil Aya atau Nhona. yah terserah kalian aja manggilnya apa :).
saya terlahir dari keluarga yang sederhana, tapi bahagia :D :D. hehe
saya  anak ke-2 dari 3 bersudara :D 






Anak pertama itu kakak saya, namanya Wiwin Wijayangsih.
dan sekarang dia kuliah di UMI FK.Kedokteran.
walaupun baru tahun lalu dia lulus, tapi mudah-mudahan 

dia bisa berhasil dan ngebahagiaiin papa mam :D amiien :)) heheh.








dan ketiga adik saya yang cowo, namanya Muh.Fahrul Rozi. dia masih
kelas 2 SD skrang. :) 

posting pertama

hay teman2 ini adalah postingan pertama saya :)